27 November 2024

Makalah Perkembangan Hewan (Organogenesis)

 

Organogenesis
Perkembangan Hewan

Pengertian Organogenesis

Organogenesis adalah suatu proses pembentukan organ yang berasal dari  tiga lapisan germinal embrio yang telah terbentuk terlebih dahulu pada tahap gastrulasi. Masing- masing lapisan yaitu ektoderm, mesoderm dan endoderm akan membentuk suatu bumbung yang  akan berkembang menjadi sistem organ tertentu yang berbeda namun berkaitan satu dengan yang lain. Pada organogenesis juga terjadi tahap pertumbuhan akhir embrio yaitu penyelesaian secara halus bentuk definitif menjadi ciri suatu individu.

Lapisan-lapisan tersebut berkembang menjadi turunan jaringan dan organ masing-masing pada saat dewasa. Misalnya  lapisan Ektoderm akan berdiferensiasi menjadi cor (jantung), otak (sistem saraf), integumen (kulit), rambut dan alat indera. Lapisan Mesoderm akan berdiferensiasi menjadi otot, rangka (tulang/osteon), alat reproduksi (testis dan ovarium), alat peredaran darah dan alat ekskresi seperti ren.


Apa Saja Tahapan Organogenesis

    Ada beberapa tahapan organogenesis pada perkembangan hewan, yang pertama tahapan pembentukan sistem saraf pusat (Neurulasi) yaitu proses paling awal pada organogenesis. Neurulasi adalah pembentukan tabung neuron (neuron tube) dan notokord pada embrio. Kedua tahapan pembentukan mata, merupakan organ fotosensoris yaitu organ yang menerima rangsangan cahaya. Cahaya masuk melintasi kornea, lensa, dan beberapa struktur refraksi di dalam orbita. Ketiga tahapan pembentukan hidung, proses pembentukan hidung dimulai dari pembentukan wajah pada akhir minggu ke-4 yang ditandai dengan adanya tonjol- tonjol wajah yang dibentuk oleh pasangan lengkung faring pertama. Selanjutnya tampak tonjol maksila dan mandibula, kemudian dan di sisi kanan kiri prominensia frontonasalis muncul penebalan dari ektoderm permukaan yaitu placode nasal (olfactorius).

        Keempat pembentukan telinga, Telinga terbagi menjadi tiga yaitu: telingan dalam, tengah dan luar. Kelima pembentukan kulit, yaitu bagian paling lu ar dari jaringan tubuh kita lapisan terluar tubuh manusia. Kulit membungkus tubuh kita. Pada saat kulit terkelupas, rasa perih menyengat. Hal itu menunjukkan  betapa kulit, selain membungkus tubuh, juga memberikan perlindungan bagi jaringan jaringan di bawahnya. Pada tubuh kita, kulit meliputi seluruh jaringan kulit secara umum, termasuk kulit wajah.

Faktor-Faktor Apa Saja yang Memepengarugi Organogenesis

    Seperti halnya tumbuhan dan hewan, perkembangan pada manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi, gen yaitu materi genetik yang mengatufat suatu individu. Sifat anak didapat dari kedua orang tuanya. Lingkungan, lingkungan memiliki pengaruh kepada pertumbuhan dan perkembangan manusia. Contohnya cahaya matahari dan air. Matahari berguna untuk pertumbuhan tulang dan air sebagai pelarut dalam tubuh kita. Aktivitas yang dilakukan dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan pada manusia.. Nutrisi, Nutrisi amat dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Nutrisi yang dibutuhkan berasal dari makanan sehari-hari. Nutrisi yang kita butuhkan terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Terakhir ada Hormon, adalah salah satu faktor internal selain gen yang mempengaruhi pertumbuhan. Hormon yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan adalah hormon somatotropin. 

Silahkah dapatkan Makalah Perkembangan Hewan dengan Klik Disini


EmoticonEmoticon